- Khutbah Jumat: Berpegang Teguh pada Akidah Ahlus Sunnah wal Jamaah, Akidah Mayoritas Umat
- Muktamar Ke-35 NU Akan Digelar di Pesantren Tambakberas Jombang, 27-31 Agustus 2026
- PD-PKPNU II PCNU Tanjung Jabung Barat Di Ponpes Soleh Al-Mubarok
- Tarwiyah untuk Hari Kedelapan Dzulhijjah Dan 3 Peristiwa yang Melatari Penamaannya
- Safari Ramadhan MWCNU Tungkal Ulu di Desa Tanjung Tayas Perkuat Silaturahmi dan Keimanan
- GP-Ansor Tungkal ulu ikut bergabung penggalangan donasi untuk korban bencana yg melanda Aceh, Sumatra utara & Sumatra Barat
- Ranting NU Desa Taman Raja Gelar Lailatul Ijtima & Pelantikan Pengurus Sekecamatan Tungkal Ulu.
- Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW-NU) Provinsi Jambi mengadakan Halal Bihalal, bertempat di auditorium rumah dinas Gubernur Jambi
- Badan Otonom Nahdhatul Ulama Muslimat Fatayat dan Ansor Banser Tungkal Ulu Isi Kegiatan Ramadhan Bagikan Takjil Gratis di Desa Gemuruh
- Safari Ramadhan, GP Ansor Tungkal Ulu Isi Pelaksanaan Tarawih di Masjid Al – Mubarok Desa Gemuruh
Risma berjanji Akan Tolak Tawaran Jadi Menteri apapun yang terjadi

"Saya tidak ingin. Saya masih punya janji, saya di Surabaya saja."
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku tidak tertarik masuk ke dalam kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla.
Risma mengatakan masih punya janji pada warga Surabaya. Sehingga dia ingin menuntaskan janjinya memimpin Surabaya hingga berakhir.
"Tidak, tidak. Saya tidak ingin (masuk kabinet). Saya masih punya janji, saya di Surabaya saja," kata Risma, Kamis 24 Juli 2014.
Hingga saat ini pun Risma mengaku belum mendapatkan tawaran apa pun untuk masuk dalam kabinet Jokowi-JK. Menurut Risma, selama bertemu dengan pimpinan partai, tak ada perbincangan soal kabinet.
Namun dia menegaskan kalaupun ada tawaran, dia tetap akan menuntaskan janjinya pada masyarakat Surabaya. "Kalau nanti ada yang nawari, ya nanti saja," ujarnya.
Di media sosial Facebook muncul polling nama-nama untuk duduk di kabinet Jokowi-JK. Salah satunya Tri Rismaharini. Wali Kota Surabaya itu ditempatkan sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Polling itu diakui Jokowi untuk meminta masukan kepada masyarakat terkait siapa-siapa saja yang tepat untuk mengisi kabinetnya lima tahun ke depan.
Sumber : http://politik.news.viva.co.id/news/read/524505-jabatan-belum-tuntas--risma-akan-tolak-tawaran-jadi-menteri/











